Pada
masa muda , saya sering terlibat dalam perkelahian
jalanan dan sangat agresif dalam kumite serta tidak
pernah dikalahkan . Namun demikian, lama kelamaan
saya mulai menyesal karena sering melukai lawan
dan juga menciderai diri sendiri . Setelah berusia
30 tahun , saya mulai berubah dan tidak berbuat
demikian lagi terutama berkelahi di jalanan .
Suatu waktu, ketika saya sudah kembali dari Amerika,
seorang murid saya, demi melindungi pemilik warung
ramen (bakmie), telah meng-KO 5 orang Yakuza, gangster
di Jepang yang kelihatan sedang menyiksa pemilik
warung mie tsb .
Sementara saya menghukum nya, pada hari yang lain
dia melarikan diri dari gedung dan kembali terlibat
berkelahi dengan sekitar 10 orang Yakuza . Sesaat
kemudian, ketika saya sedang berjalan menuju kekota,
sekitar 5 - 6 orang mengelilingi saya secara tiba-tiba
. Saya sadar dengan seketika, bahwa orang-orang
tsb adalah dari organisasi Yakuza . Mereka mengira
saya adalah orang yang melindungi lelaki yang habis
berhantam dengan mereka .
Saya berkata : “Apa yang kamu mau dari Oyama ?”
. Saya menghadap orang yang kelihatan seperti pimpinan
mereka sambil melangkah menujunya . Kaki orang tsb
kelihatannya langsung lemes dan pinggangnya agak
melorot kebawah penuh ketakutan. Dua orang dibelakangnya
juga mengalami hal yang sama . Ketika saya berbalik
badan , sisa yang lainnya lari tunggang langgang
.
Saya agak bingung dengan peristiwa tadi . Sepertinya,
melalui latihan bertahun-tahun, mata saya sanggup
menaklukkan lawan dalam situasi tertentu . Saya
tidak membutuhkan lagi untuk mengayunkan tinju ke
lawan . “ Ah, tingkat Karate seperti ini tidak memerlukan
lagi untuk meninju lawan “ . Saya merasa senang
ketika menyadari, bahwa mata saya tiba pada keadaan
di mana orang menyebut dengan Shin Ken
( Kepalan Tinju Hati ).
Setelah peristiwa itu, saya masih mengalami nya
beberapa kali . Perasaan saya setelah semua kejadian
itu menyatakan, bahwa manusia sudah tidak pantas
lagi dilawan dengan pukulan . Ini semua karena saya
telah pernah mengalahkan lebih dari 40 ekor sapi
jantan yang memiliki ukuran berat yang luar biasa,
sehingga dengan demikian saya berpikir ,bahwa manusia
biasa sudah bukan merupakan target untuk di tinju
. Kemungkinan orang yang pernah berhasil mengalahkan
seekor banteng dengan berat sekitar 700 kg dengan
sebuah pukulan dapat mempercayai apa yang saya katakan
diatas .
Selama dalam sebuah pertarungan apabila matamu melihat
kebawah karena takut pada lawanmu, kamu akan terbunuh
. Dalam karate, pandangan sangat penting . Apabila
kamu takut, lawanmu juga takut. Lawanmu bukan makluk
yang memiliki kekuatan gaib . Kamu harus melebarkan
matamu untuk memandang mata dan gerakan lawan. Ingat,
kalau kamu merasa takut, dia juga takut. Apabila
kamu memandang kelain tempat, kamu telah mengalami
kekalahan .