Skretariat : Jl. Basuki Rachmat 149 Phone : 031.545.1945, 031.535.0675-6  Fax : 031.534.4356

| home | | about us | | photo | | news | | link |

WARTA Volume 12 No 2
Sebentar lagi kita akan berkumpul bersama-sama di dojo Kyokushin , Batu-Malang . Pada kesempatan yang bagus tsb. akan dipergunakan untuk penyegaran kembali , baik mengenai latihan teknik maupun mengenai pencerahan pikiran , hati serta kejiwaan masing-masing .
Setelah setahun kita lalui , kita merasa perlu mengevaluasi kembali apakah jalan yang sedang ditempuh hingga saat ini sudah benar dan tidak salah arah ; kita bertanya pada diri sendiri, apakah saya masih mempunyai kemauan keras untuk meneruskan perjalanan ini ;


apakah saya masih sungguh-sungguh menganggap Kyokushin Karate sebagai the way of life seperti dulu yang saya yakini ; apakah saya masih merasa merupakan bagian dari tubuh perguruan ini ; apa saja yang sudah atau belum saya lakukan .
Sebagaimana manajemen perusahaan yang selalu mengevaluasi mengenai kemajuan-kemajuan yang dibuat selama setahun , diri kita sendiri pun perlu di evaluasi supaya segera kelihatan kalau ada yang tidak benar .
Kalau menemukan , bahwa ternyata selama setahun berlalu dirinya hanya berdiam diri saja tanpa mengalami suatu perkembangan apa-apa, baik pengembangan kualitas diri maupun pengembangan dojo yang merupakan tanggung jawabnya ; bahwa dulu begitu antusias menanggapi setiap kegiatan perguruan, sekarang selalu merasa loyo dan kurang bergairah. Tanya kenapa ??? Apa yang salah dengan diri saya ??
Kalau mau mencoba merenung kembali, barangkali kita akan menemukan, bahwa antara lain ternyata pangkalnya disebabkan kita mulai enggan melakukan latihan lagi atau dilakukan hanya sekedarnya, artinya “ no spirit “ . Kalau badan sudah jarang di olah, tentunya ini mempengaruhi semangat ; kalau semangat sudah menurun , jangan bertanya tentang pengembangan dojo; mengembangkan diri sendiri saja sudah malas . Sekarang kita bertanya lagi, mengapa semakin enggan melakukan latihan secara teratur pada dirinya ? Banyak sekali kemungkinannya ; tetapi yang pasti sudah kehilangan gairah seperti dulu yang dimiliki ;
mulai dihinggapi rasa bosan, jenuh, monoton, sakit hati, tersinggung , kecewa atau merasa dikecewakan , dlsb.nya .

Kita sebenarnya tahu dan sadar , bahwa gerak badan sangatlah penting untuk menjaga tubuh agar tetap segar .
Seiring dengan bertambahnya usia , apabila kebiasaan gerak badan tiba-tiba menurun atau hilang sama sekali , pikiran tertekan , bathin bergolak dengan semua perasaan kecewa dll… , dapat mengakibatkan serangan stroke atau lainnya dengan tiba-tiba . Apakah mau berakhir dengan demikian ????



Sampai hari ini keputusan terbitnya TOK ,Kihon-Kata-Kumite, masih tertunda .
Penerbit ingin menunggu habisnya buku seri Kihon . Cab. Medan sangat gencar membantu memasarkan seri Kihon. Total sudah 50 exp. dipesan olehnya.
Kita masih menunggu partisipasi dari :
Pengda Jatim , Bali, D.I.Yogyakarta yang bertambah banyak warganya pasca gempa , N.T.B. dengan munculnya cabang baru di Sumbawa Besar , Papua dengan Karate Kids nya, Cabang Asahan dengan kehadiran 142 santri nya dan Kal-Tim yang sudah merombak total susunan Pengda nya dengan tokoh-tokoh masyarakat di Balikpapan .
Orang berlatih keras , dengan Kiai , tujuannya supaya dapat menumbuhkan semangat dalam dirinya . Kalau semangat tetap terpelihara, tidak mungkin pikiran-pikiran negatif akan meracuni dirinya . Kegiatan sehari-haripun dapat di lalui dengan penuh gairah . Pikiran menjadi positif . Mulai ada kepedulian terhadap orang sekitarnya ; mulai peduli terhadap kegiatan-kegiatan yang selama ini selalu di yakini baik . Semakin sadar , bahwa kehidupan ini hanyalah sangat singkat dan jangan di sia-sia kan tanpa berusaha untuk mengembangkan kualitas diri menjadi lebih bijak, lebih sempurna . Keduniawian memang diperlukan, tetapi jangan membiarkannya sampai menutup mata hati sehingga menjadi kurang peka .
Semua ini sebetulnya sudah diberikan gambaran oleh Sosai Mas Oyama mengenai rintangan-rintangan yang akan dihadapi didalam meniti Jalan Karate .

Saya teringat ketika BBC 2005 di Kopeng, Sensei Tejo Lesmono mengatakan dengan sungguh-sungguh, bahwa dia merasakan segar kembali setelah mengikuti serangkaian acara BBC dan sangat menganjurkan supaya program seperti ini tetap di hidupkan . Dia merasakan spiritnya yang sudah menurun, kembali terpacu ; Dia merasakan pikirannya yang sudah jenuh, kembali menemukan arahnya; Dia mengatakan hal ini sangat penting untuk bekal meneruskan perjalanan kembali di Kyokushin Karate .
Hal ini terbukti ketika muncul kepeduliannya melihat Kyokushin di Jawa Tengah yang semakin merosot semangatnya . Dengan inisiatif dan di danai sendiri, dia menjamu semua anggota senior ( 20 orang) yang sudah jarang muncul untuk bersama-sama merayakan ULTAH Perguruan ke-25 baru-baru ini di Semarang sambil membicarakan cara-cara untuk menghidupkan kembali rasa persaudaraan diantara mereka dengan mendirikan Forum Komunikasi Kyokushin Semarang (FKKS). Ditetapkan setiap Jumat ada latihan bersama agar tidak melupakan jurus-jurus Kyokushin Karate dan setiap bulan berkumpul untuk membicarakan kemajuan Kyokushin khususnya di Semarang .

Sementara disisi lain , ada yang bertolak belakang cara melihat nya . Setiap menghadapi kegiatan perguruan, hal tsb dianggap merupakan suatu beban berat . Tidak diikuti, merasa tidak enak ; sebaliknya apabila diikuti , sangat mengganggu kegiatan sehari-hari . Pikirannya tertekan dan ini mempengaruhi semangatnya . Dia menganggap acara seperti ini sungguh membosankan dan hanya membuang waktu dan biaya . Dia tidak menemukan manfaat dari latihan ini karena hatinya tidak ada disitu melainkan di kehidupan rutinitasnya . Orang seperti ini sudah kehilangan arah dan tidak jelas mau menuju kemana ; Dia juga sudah tidak merasa merupakan bagian dari Tubuh Organisasi Perguruan ini ; Lama-lama dia merasa sebagai makhluk asing berada bersama dengan lainnya ; Bahasanya mulai berubah; Kalau awalnya setiap ide dinilai positif, bahkan sering menyumbangkan ide-ide bagus, tetapi sekarang semuanya dianggap negatif ; “ Karate adalah the way of Life ????? ” Dia sudah tidak paham lagi apa itu . Pikiran buntu dan hatipun menjadi buta ; Kepekaan dan kepedulian pun hilang .

Sebagai pimpinan atau yang merasa bertanggung jawab atas kelangsungan hidup organisasi perguruan ini serta kemajuan-kemajuan kualitas diri dari para pengikut Kyokushin khususnya melalui Jalan karate, saya merasa perlu selalu mengingatkan, menyadarkan, memberikan teguran dan memberi nasehat . Mungkin ada yang mau mendengar , tetapi mungkin juga ada yang sudah menutup pintu hatinya . Tetapi hal itu tidak menjadi masalah bagi saya karena pilihan ada ditangan masing-masing .
Mungkin kalau saya yang memberikan nasehat, barangkali ada yang menganggap hambar terutama bagi orang-orang yang sudah kehilangan spirit , maka sebaiknya kita bersama-sama mendengar kembali nasehat dari Sosai Mas Oyama, orang yang kita hormati bersama , bahwa :
“ Dalam seni beladiri, introspeksi akan menghasilkan kebijaksanaan. Selalu merenungkan kembali segala tindakan merupakan kesempatan untuk meningkatkan kemajuan . “
Kemajuan yang dimaksud tentunya menyangkut segala bidang; baik segi teknik, maupun segi kejiwaan, kerohanian. Kalau salah introspeksi, yang muncul adalah menyalahkan pihak lain dan membenarkan diri sendiri, akhirnya kita tidak membuat suatu kemajuan bagi diri sendiri, melainkan hanya melahirkan berbagai cercahan pada orang lain , dan ini makin menutup hati dan kejernihan pikiran . Kalau instrospeksi menitik beratkan pada kelemahan diri, kita dapat meningkatkan kualitas diri dan tampil lebih bijaksana . Kalau dulu kita masih dikuasai dengan pikiran yang sempit, mungkin sekarang akan tampil dengan hati yang lebih terbuka. Kalau dulu kita terlalu dikuasai oleh keduniawian sehingga kehilangan kepekaan diri terhadap lingkungan, mungkin sekarang kita lebih mampu untuk berbuat demi kebahagiaan banyak orang . Orang pintar bilang, kalau mau bahagia, cobalah belajar membahagiakan orang lain ; Dan mungkin masih lebih banyak lagi yang dapat direnungkan, digali dan disempurnakan , tergantung bagaimana cara kita memandang dan berpikir tentang karate-do yang kita praktekkan.

Di Honbu dan dibelahan bumi lainnya, program BBC seperti ini secara rutin selalu dilakukan semenjak Sosai Mas Oyama masih bersama-sama kita hingga kini . Momentum ini dapat di jadikan sebagai kesempatan untuk introspeksi diri setelah berkumpul bersama-sama dan berbagi cerita satu dan lainnya .
Kalau kita mendengar ada yang masih tetap aktif melakukan latihan rutin didalam meningkatkan kualitas diri dan atau pengembangan dojo, bagaimana dengan diri saya ? ; Apa saya sudah mulai setengah hati didalam melaksanakan tugas yang dulu saya banggakan ?. Kalau kita masih menemukan orang yang selalu memberikan semangat kepada setiap orang yang diajak bicara, bagaimana dengan diri saya ? ; Apa bicara saya semakin sinis, hambar dan tidak ada semangat sama sekali ? Kalau ada yang semakin bagus atau tetap mantap gerakan teknik karate nya, bagaimana dengan diri saya ?. Kalau ada yang nampak semakin bijaksana dan lapang dada, bagaimana dengan diri saya ?; apakah saya masih tetap saja menyalahkan orang lain dan membenarkan sikap diri sendiri ? . Apakah saya sudah mulai termasuk golongan orang-orang yang berbicara, bahwa karate itu tidak ada apa-apa nya ; tidak bisa memberikan makan ; sekali tembak juga mati ???
Cobalah mau berpikir lebih jernih dan dalam; yang salah bukan Karate nya melainkan cara berpikir kita yang sudah berbeda . Kalau boleh saya katakan, sikap dan pikiran egois seseorang lah yang menghambat diri untuk mencapai kebijaksanaan . Kesempurnaan memang bukan hal yang mudah , harus dilakukan dengan kesungguhan hati dan terus menerus kalau memang itu menjadi tujuannya . Sering-seringlah memaki diri sendiri kalau menyadari diri tidak mampu bersikap kesatriaan . Jabarkan sendiri sikap seorang satria .
Mudah-mudahan dalam seratus tahun kedepan kita masih tetap dapat bersama-sama melahirkan semakin banyak kebijaksanaan dalam diri kita.

PERHATIAAN !!!


Apakah anda semua sudah mendaftar untuk acara BBC 2007 dan HUT ke-25 di Batu-Malang ????
•Pendaftaran ditutup hingga tgl. 31 Maret 2007 .
•Keuangan sebesar Rp.125.000,- dikirim ke No.Rek : 735-10-01335-8 Lippo Bank,
  Capem Mayjen. Sungkono-Surabaya , a/n.Meyvita Halim ( Bendahara Pengda Jatim ) .
•Acara 50 x Jiyu Kumite akan di shoot langsung oleh TV .
•Walaupun sempai Utomo mengatakan mereka tidak merasa kekuatiran akan kelancaran menuju Malang,
  artinya biasa-biasa saja ; sebaiknya semua mengambil jalan langsung menuju Malang / Batu ,
  kecuali memang harus melalui Surabaya . Khusus yang melalui Surabaya supaya memberitahu Panitia
  agar dibantu transportasi nya dari Surabaya-Malang . Resikonya melalui Surabaya, ada kemungkinan mengalami
  macet kalau lagi tidak lancar .
•Panitia dan warga Surabaya sebaiknya berangkat lebih awal untuk persiapan dan menghindari macet,
  kecuali yang bertugas menunggu warga dari luar kota yang sudah memberitahu akan kehadirannya .
•Saya sangat ingin bertemu dengan anda semua dalam acara Ulang Tahun Perak Kyokushin Karate Indonesia ini .
  Sampai bertemu !!!

| home | | about us | | photo | | news | | link |